Dalam membuat cake, biasanya kita diwajibkan untuk membuat
adonan cake bersifat kental. Hal ini ditandai dengan adonan yang gak mudah
jatuh ketika diangkat mata mixernya. Katanya nih, kalau sudah kental seperti
ini dijamin cake pasti mengembang sempurna.
Tapi ternyata ada kunci sukses lainnya dalam membuat cake
yang tidak boleh terlewat. Yaitu dalam mengaduk mentega cairnya harus benar dan
tepat. Nah, kalau urusan mengaduk mentega cair ini ada nama lainnya dan akan
saya bahas di next postingan yaa...
Kembali ke soal adonan kental. Biasanya para baking menyebut
adonan seperti ini dengan adonan yang kental berjejak. Maksud dari adonan
kental berjejak ini ditandai dengan adonan yang membentuk jejak atau berpita
ketika mata mixer diangkat.
Seperti pada gambar, coba sahabat BoeBoe lihat bagian adonan
yang dilingkari warna merah. Disana terlihat ada adonan yang jatuh ke dalam
wadah namun meninggalkan pola seperti pita bertumpukkan ? Itu namanya kental
berjejak. Jadi, adonan sudah terlihat putih, mengembang dan meninggalkan jejak
inilah adonan yang sudah siap diberi mentega cair.
Untuk jambul petruk, ini adalah nama lain dari kental berjejak.
Hanya saja jika jambul petruk ini bisa kita dapatkan di mata mixer yang kita
angkat. Adonan kentalnya akan menempel di mata mixer tanpa jatuh, dan adonan
ini akan membentuk seperti jambul. Inilah yang dinamakan jambul petruk.
Nah, sampai sini penjelasn saya dari ilmu yang sedikit saya
punya tentang beberapa istilah dalam dunia baking ya sahabat BoeBoe. Di
postingan berikutnya saya akan bahas tentang teknik aduk balik yang biasanya
digunakan dalam mengaduk adonan dan mentega cair. See u later... :)

Maaf kak. Kalo adonan berjejak itu, apakah juga berlaku ketika dicampur sama terigu dan santan?
BalasHapus